MEMBANGUN KEINTIMAN SPIRITUAL
Ngaji Dino Iki # 1998
MEMBANGUN KEINTIMAN SPIRITUAL
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
When you pray, don’t rush. There is no blessing in what is rushed.
(“Saat kau bermunajat, janganlah tergesa. Tidak ada keberkahan pada hal yang dikerjakan dengan tergesa-gesa.”)
Allah swt telah berfirman:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
When My servants ask thee concerning Me, I am indeed close (to them): I listen to the prayer of every suppliant when he calleth on Me
Artinya:
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. (QS. al Baqarah: 186).
Nabi Muhammad Saw berpesan:
يُسْتَجَابُ لِأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ يَقُولُ دَعَوْتُ فَلَمْ يُسْتَجَبْ لِي
Shahih Bukhari 5865: “(Do’a) kalian akan diijabahi selagi tidak terburu-buru, dengan mengatakan; Aku telah berdo’a, namun tidak kunjung diijabahi.
Tergesa-gesa menandakan tak khusyuk dalam berdoa.
Padahal kekhusyukan adalah ruhnya doa.
Ketika kita memanjatkan doa dengan sepenuh hati, penuh penghayatan pada setiap kata, kita sedang membangun keintiman spiritual.
Setiap detik kesabaran dalam melantunkan doa adalah investasi untuk dibukanya pintu-pintu rahmat.
Allah swt berfirman:
ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
Call on your Lord with humility and in private: for Allah loveth not those who trespass beyond bounds.
Artinya:
“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan penuh rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (Al-A‘raf: 55).
Nouman Ali Khan berkata:
Doa bukanlah daftar belanja yang kita bacakan kepada Allah. Doa adalah sebuah percakapan, sebuah hubungan. Jadi, perlahanlah, hadirlah sepenuhnya.”
Salam Jum’at berkah.
Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dari sahabatmu
Dr. Imam Syaukani, M.A.
Wakil ketua PDM Surabaya

