SAATNYA BELAJAR DARI PUASA

Syaukani

Ngaji Dino Iki # 2004

SAATNYA BELAJAR DARI PUASA

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Fasting humbles you. Think about it — you’re choosing yourself to deny food — a basic human need — to submit to Allah swt.
“Puasa mengajarkan kita rendah hati. Renungkanlah—dengan sadar kita memilih untuk menahan diri dari makanan, kebutuhan paling dasar manusia, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah swt.”

Puasa mengajak dan mengajarkan kita turun dari ‘singgasana’ ego.
Membiarkan diri lapar adalah simbol kepasrahan kepada perintah Allah swt.
Puasa punya Target mencapai derajat taqwa .
Sebagaimana firman-Nya:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
O ye who believe! Fasting is prescribed to you as it was prescribed to those before you, that ye may (learn) self-restraint.
Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (QS. al Baqarah: 183).

Dengan taqwa itu, kita memiliki spesifikasi tawadhu.
Sebagaimana firman-Nya:
وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا ….
And the servants of (Allah) Most Gracious are those who walk on the earth in humility…
Artinya:
“Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati…” (Al-Furqan: 63)

Ramadhan adalah latihan pengendalian diri total tahunan yang difasilitasi Allah swt.

Badiuzzaman Said Nursi berNurs:
“Jika perut yang merupakan ‘pabrik’ yang sangat besar diistirahatkan dengan puasa, maka pabrik-pabrik kecil lainnya (mata, telinga, hati) menjadi mudah pula untuk diistirahatkan (dari maksiat).”

Tidaklah berlebihan, jika Rasulallah saw bersabda:
الصِّيَامُ جُنَّةٌ كَجُنَّةِ أَحَدِكُمْ مِنْ الْقِتَالِ
Musnad Ahmad 15682: “Puasa adalah perisai, seperti perisai di antara kalian waktu berperang.

Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dari sahabatmu

Dr. Imam Syaukani, M.A.
Wakil ketua PDM Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *