ILMU DAN KEMULIAAN HIDUP

Imam Syaukani

Ngaji Dino Iki # 1989

ILMU DAN KEMULIAAN HIDUP

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Knowledge is one of the noblest qualities a servant can possess.
(“Ilmu adalah salah satu sifat paling mulia yang dapat dimiliki seorang hamba.”)

Ilmu adalah cahaya yang mengangkat derajat seorang hamba di sisi Allah .
Allah swt berfirman:
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Allah will raise up, to (suitable) ranks (and degrees), those of you who believe and who have been granted Knowledge. And Allah is well-acquainted with all ye do.
Artinya:
Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan (Al-Mujadilah: 11).

Keutamaannya pun tinggi di mata manusia, sabda Rasulallah saw:
فَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِي عَلَى أَدْنَاكُمْ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرَضِينَ حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ
Sunan Tirmidzi 2609: “Keutamaan seorang alim dari seorang abid seperti keutamaanku dari orang yang paling rendah di antara kalian, ” kemudian beliau melanjutkan sabdanya: “Sesungguhnya Allah, MalaikatNya serta penduduk langit dan bumi bahkan semut yang ada di dalam sarangnya sampai ikan paus, mereka akan mendoakan untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.”

Tentunya kemuliaan ini sejalan dengan amalnya.
Ibnul Qayyim berkata:
“Ilmu mengatakan, Amalkanlah aku. Jika diamalkan, ia akan tetap ada. Jika tidak, ia akan pergi.”

Imam Asy-Syafi’i juga berpesan:
Ilmu bukanlah apa yang dihafal, tetapi ilmu adalah apa yang memberikan manfaat (dan diamalkan).”

Dengan ilmu, ibadah menjadi benar, keputusan menjadi tepat, dan hidup mulia penuh dengan keberkahan.

Rasulullah saw bersabda:
الدُّنْيَا مَلْعُونَةٌ مَلْعُونٌ مَا فِيهَا إِلَّا ذِكْرَ اللَّهِ وَمَا وَالَاهُ أَوْ عَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا
Sunan Ibnu Majah 4102: “Dunia itu terlaknat dan terlaknat pula apa yang ada di dalamnya, kecuali dzikir kepada Allah dan yang berhubungan dengannya, atau seorang yang ‘alim dan mengajarkan ilmunya.”

Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dari sahabatmu

Dr. Imam Syaukani, M.A.
Wakil ketua PDM Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *