PERSIAPAN UNTUK BERUBAH
Ngaji Dino Iki # 1986
PERSIAPAN UNTUK BERUBAH
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
If you want enemies, try to change something.
(“Jika engkau menginginkan musuh, cobalah untuk mengubah sesuatu.”)
Rasulallah saw bersabda:
مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ
Shahih Muslim 70: “Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah ia mencegah kemungkaran itu dengan tangannya. jika tidak mampu, hendaklah mencegahnya dengan lisan, jika tidak mampu juga, hendaklah ia mencegahnya dengan hatinya. Itulah selemah-lemah iman.”
Setiap perubahan biasanya menuai penentangan.
Namun ingatlah pesan Nelson Mandela:
“Sesuatu selalu tampak mustahil sampai akhirnya selesai.”
Karena itu, pastikan niat dan alasan yang kita miliki benar dan kuat.
Hadapi penolakan dengan kepala dingin, tanpa menjadikannya permusuhan.
Allah swt telah berfirman:
ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
Invite (all) to the Way of thy Lord with wisdom and beautiful preaching; and argue with them in ways that are best and most gracious.
Artinya:
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (An-Nahl: 125).
Dalam riwayat hadits, disebutkan:
مَا مِنْ قَوْمٍ يُعْمَلُ فِيهِمْ بِالْمَعَاصِي هُمْ أَعَزُّ وَأَكْثَرُ مِمَّنْ يَعْمَلُهُ لَمْ يُغَيِّرُوهُ إِلَّا عَمَّهُمْ اللَّهُ بِعِقَابٍ
Musnad Ahmad 18433: “Tidalah maksiat merajalela dalam suatu kaum, sedangkan mereka lebih mulia dan lebih banyak jumlahnya daripada yang melakukannya, namun mereka tidak mengubah perilaku kejahatan itu, maka Allah akan meratakan siksanya kepada mereka.”
Sentuhlah hati dan sampaikan tujuan dengan bahasa yang mudah.
“Hati manusia itu tidak akan menerima perubahan yang dipaksakan,” begitu pesan Ibnul Qayyim.
Keteguhan dan konsistensi (Istiqomah) kita akan membuktikannya.
Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dari sahabatmu
Dr. Imam Syaukani, M.A.
Wakil ketua PDM Surabaya

