SKANDAL SELALU CEPAT VIRAL
Ngaji Dino Iki # 2040
SKANDAL SELALU CEPAT VIRAL
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
When a tree falls,everyone hears the sound, but when a tree grows, no one hears it.
(Ketika pohon tumbang, semua orang mendengar suaranya, tetapi ketika pohon tumbuh, tak seorang pun yang mendengarnya.)
Kehancuran selalu lebih mencolok daripada proses pertumbuhan.
Orang mudah memperhatikan kegagalan, dan skandal, atau keruntuhan karena terjadi secara dramatis dan dalam waktu singkat.
Rasul saw pernah mengingatkan dengan sabdanya:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَتَّاتٌ
Sunan Abu Daud 4228: Rasulullah saw telah bersabda: “Tidak akan masuk ke dalam surga orang yang suka menyebarkan fitnah.”
Sebaliknya, perkembangan, kedewasaan, dan keberhasilan sejati sering berlangsung perlahan, diam-diam, dan nyaris tak terlihat.
Menjalani hidup tak perlu sprint. Konsistensi tumbuh diam-diam memperkecil risiko ‘tumbang’.
Penyair Kanada, Robert Service berkata:
“Mereka yang mantap, tenang, dan tekunlah yang memenangkan perlombaan seumur hidup.”
Rasul saw bersabda:
دَعْ مَا يَرِيبُكَ إِلَى مَا لَا يَرِيبُكَ فَإِنَّ الصِّدْقَ طُمَأْنِينَةٌ وَإِنَّ الْكَذِبَ رِيبَةٌ
Musnad Ahmad 1630: “Tinggalkanlah apa yang meragukanmu, sesungguhnya kejujuran itu membawa pada ketenangan dan kebohongan itu membawa pada keraguan.”
Rasul saw juga bersabda:
وَلَمْ أَسْمَعْهُ مِنْهُ إِنَّ فِيكُمْ قَوْمًا يَعْبُدُونَ وَيَدْأَبُونَ حَتَّى يُعْجَبَ بِهِمْ النَّاسُ وَتُعْجِبَهُمْ نُفُوسُهُمْ يَمْرُقُونَ مِنْ الدِّينِ مُرُوقَ السَّهْمِ مِنْ الرَّمِيَّةِ
Musnad Ahmad 12420: “Akan ada di antara kalian sebuah kaum, mereka rajin beribadah dan tekun melaksanakannya sehingga orang-orang kagum terhadap mereka dan mereka pun kagum terhadap diri mereka sendiri, namun mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah yang melesat dari busurnya”.
Karya yang baik dan benar kelak In syaa Allah akan tetap tampak.
Gus Mus berkata:
“Ikhlas itu rahasia di dalam hati. Tetapi meskipun rahasia, ia akan tampak dari amalnya.”
Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dari sahabatmu
Dr. Imam Syaukani, M.A.
Wakil ketua PDM Surabaya

