SMP Muhammadiyah 7 dan SD Muhammadiyah 12 Surabaya Gelar Shalat Istisqa’ di Jalan Dupak Jaya

KABARTABLIGH.COM – Memohon turunnya hujan dan memperkuat ikhtiar spiritual, SMP Muhammadiyah 7 dan SD Muhammadiyah 12 Surabaya menggelar Shalat istisqa’ di sepanjang Jalan Dupak Jaya V, Surabaya, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini melibatkan keluarga besar kedua sekolah serta mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura).

Shalat istisqa’ dilaksanakan di ruang terbuka di sepanjang Jalan Dupak Jaya V. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga sekolah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan kebutuhan air bagi kehidupan.

Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bubutan, dosen pendamping PLP Umsura, Hayumuti, M.Pd serta Mahasiswa Umsura Ardi Firansyah, Dani Kusuma Ar Rofi, Alisya Anggraheni, Aisyah Brainy Hidayat, Maghfiroh Niatiz Zahro, Syahroni Nur Wachid Wahyudiyanto, yang tengah menjalani program PLP turut mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.

Keterlibatan mahasiswa PLP menjadi bagian dari pengalaman belajar langsung di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Selain memperoleh pengalaman dalam proses pembelajaran, mahasiswa juga berkesempatan menyaksikan praktik pendidikan karakter melalui kegiatan ibadah bersama.

Shalat istisqa’ merupakan shalat sunnah yang dilaksanakan untuk memohon hujan kepada Allah SWT, terutama ketika terjadi kekeringan atau kekurangan air. Ibadah ini juga mengingatkan umat Islam untuk memperbanyak doa, meningkatkan ketakwaan, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, SMP Muhammadiyah 7 dan SD Muhammadiyah 12 Surabaya memperkuat pembiasaan nilai-nilai Islam dalam pendidikan sekaligus membangun sinergi dengan perguruan tinggi Muhammadiyah melalui program PLP Umsura.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ikhtiar spiritual, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan peserta didik, guru, serta mahasiswa calon pendidik.

Penulis Syahroni Nur Wachid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *