Takmir Baru Dilantik, Masjid Syuhada Ngagel Siap Perkuat Dakwah dan Digitalisasi
Kabartabligh.com – Suasana Masjid Syuhada Jalan Ngagel, Surabaya, Senin (25/5/2026), terasa berbeda. Sejumlah tokoh Muhammadiyah, jamaah, dan pengurus masjid berkumpul dalam agenda pelantikan Takmir Masjid Syuhada periode 2026-2031.
Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya estafet baru pengelolaan masjid yang berada di bawah binaan Muhammadiyah Kota Surabaya tersebut. Tidak sekadar pergantian pengurus, tetapi juga membawa semangat pembaruan dakwah, pelayanan jamaah, hingga penguatan digitalisasi masjid.
Berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Nomor 419/KEP/III.0/D/2026 tentang Pengangkatan dan Penetapan Ketua Takmir Masjid Syuhada Masa Jabatan 2026-2031, kepengurusan baru resmi ditetapkan.
Dalam struktur baru itu, Drs. Suhadi, M.Ag. dipercaya sebagai pembina. Sementara posisi ketua diamanahkan kepada Ir. H. Luqman Hakim. Ia didampingi Wakil Ketua Drs. Ahmad Zaini, M.Pd., Sekretaris Ahmad Busairi, M.Pd.I., serta Bendahara Nafi’Udin, SHI., M.Pd.
Pelantikan berlangsung sederhana namun penuh khidmat. Jamaah yang hadir tampak antusias mengikuti prosesi hingga selesai. Momentum ini sekaligus menjadi penguat komitmen bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah mahdhah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan peradaban.
Ketua Takmir terpilih Ir. H. Luqman Hakim menegaskan bahwa kepengurusan baru akan berupaya menjadikan Masjid Syuhada semakin hidup dengan kegiatan dakwah, pembinaan generasi muda, dan pelayanan jamaah yang lebih baik.
“Kami ingin masjid ini semakin makmur, ramai dengan kegiatan ilmu, dakwah, pembinaan remaja, dan pelayanan umat,” ujarnya.
Menariknya, kepengurusan periode ini juga memberi perhatian pada penguatan media dan digitalisasi masjid. Hal itu terlihat dengan dibentuknya Seksi Humas dan Digitalisasi yang diisi Munahar, SHI., M.Pd.I. dan Syahroni Nur Wachid, A.Ma.
Langkah tersebut dinilai penting di tengah era digital saat ini, ketika dakwah tidak lagi hanya dilakukan di mimbar, tetapi juga melalui media sosial dan platform digital.
Selain itu, struktur takmir juga diperkuat dengan berbagai bidang lain, seperti Seksi Dakwah, Seksi Sarpras, Remaja Masjid (Remas), Keamanan dan Kebersihan, serta Admin dan Sekretariatan.
Di bidang dakwah, sejumlah nama seperti M. Barid Sadan, S.Ag., M.Pd.I., Agus Afandi, Zainuddin, dan Moch. Djuri Imam Maliki akan mengawal program-program pembinaan keislaman jamaah.
Sementara bidang Remas diisi Aziz Maulana Akhsan, SE., M.SE.I., Anas Amrullah, SH., dan Bakhul yang diharapkan mampu menghadirkan aktivitas kreatif dan produktif bagi generasi muda masjid.
Dengan kepengurusan baru ini, Masjid Syuhada Ngagel diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat di kawasan Ngagel dan sekitarnya.
Penulis Syahroni Nur Wachid

